BRI Liga 1 kembali menelan korban. Kali ini, Persebaya Surabaya secara resmi memecat pelatih kepala mereka, Eduardo Perez, menyusul hasil buruk yang beruntun. Keputusan ini diumumkan langsung oleh manajemen klub, Senin (24/3/2025), sekaligus mengonfirmasi bahwa kandidat pengganti sudah disiapkan untuk segera mengambil alih.
Akhir Pahit Eksperimen Eduardo Perez
Eduardo Perez, yang ditunjuk pada awal musim 2024 dengan harapan membawa filosofi permainan menyerang yang fresh, gagal memenuhi ekspektasi. Masa jabatannya hanya bertahan 22 pertandingan dengan catatan yang jauh dari memuaskan.
Statistik Memilukan Perez di Persebaya:
- 22 pertandingan di BRI Liga 1 2024/2025
- 5 kemenangan
- 7 hasil imbang
- 10 kekalahan
- Rata-rata poin: 1.0 per pertandingan
- Posisi terakhir: 15 (zona degradasi)
Kekalahan 0-2 dari PSM Makassar di markas sendiri, Stadion Gelora Bung Tomo, menjadi puntung terakhir yang memicu pemecatan ini. Performa tim dinilai tidak menunjukkan perkembangan, baik secara taktis maupun mental.
Alasan Di Balik Pemecatan
Berdasarkan informasi internal yang dihimpun Pundit168, beberapa faktor menjadi pemicu utama:
- Hasil yang Konsisten Buruk: Persebaya hanya memenangkan 1 dari 10 laga terakhir mereka di BRI Liga 1.
- Taktik yang Dianggap Kaku: Perez dinilai tidak mampu beradaptasi dengan kekuatan dan kelemahan pemain yang ada, serta terlalu memaksakan gaya bermainnya.
- Hubungan dengan Pemain: Terdapat laporan tentang ketidakcocokan dengan beberapa pemain senior, yang mempengaruhi chemistry tim.
- Tekanan Suporter: Bomber, sebutan untuk suporter Persebaya, sudah lama menyuarakan ketidakpuasan mereka melalui berbagai media.
BACA JUGA: Daftar Pelatih yang Dipecat di BRI Liga 1 Musim 2024/2025: Persaingan Semakin Ganas
Siapa Pelatih Baru Persebaya?
Manajemen Persebaya tidak butuh waktu lama untuk mencari pengganti. Sumber terpercaya kepada Pundit168 mengonfirmasi bahwa Aji Santoso, mantan pelatih yang sukses membawa Persebaya juara Liga 1, sedang dalam pembicaraan final untuk pulang kampung.
Profil Aji Santoso:
- Legenda Persebaya: Sebagai pemain dan pelatih.
- Track Record: Membawa Persebaya juara Liga 1 2004 sebagai pemain dan 2021 sebagai pelatih.
- Pengalaman Terbaru: Baru-baru ini menangani tim luar negeri dan dianggap memahami kebutuhan tim untuk keluar dari krisis.
Pengumuman resmi direncanakan dalam 24-48 jam ke depan. Keputusan untuk mendatangkan sosok yang sudah memahami DNA klub dinilai sebagai langkah tepat untuk menyelamatkan musim.
Tantangan Berat Sang Pengganti
Siapa pun pelatih baru yang datang akan langsung menghadapi tantangan yang sangat berat:
- Menyelamatkan dari Degradasi: Persebaya terperangkap di zona merah dan hanya unggul 3 poin dari jurang degradasi.
- Memulihkan Mental Pemain: Kekalahan beruntun telah merusak kepercayaan diri skuad.
- Menenangkan Suporter: Bomber butuh bukti nyata dan hasil instan untuk kembali mendukung penuh.
Kesimpulan: Krisis di Markas Bajul Ijo
Pemecatan Eduardo Perez adalah pengakuan betapa dalamnya krisis yang melanda Persebaya. Di liga sekompetitif BRI Liga 1, kesabaran untuk proyek jangka panjang adalah sebuah kemewahan.
Kembalinya Aji Santoso (jika terwujud) diharapkan bisa menjadi “obat penenang” dan penyelamat. Namun, waktu yang dimiliki sangat sedikit. Laga-laga ke depan akan menjadi penentu nasib bukan hanya bagi pemain, tetapi juga bagi masa depan klub kebanggaan Surabaya ini.
Pantau terus perkembangan terbaru seputar pelatih baru Persebaya hanya di Pundit168!