Persija Jakarta kembali menelan hasil pahit usai takluk 0-1 dari Madura United dalam lanjutan Liga 1. Kekalahan ini memicu kekecewaan mendalam dari kapten tim, Mauricio Souza, yang secara terbuka mengkritik efektivitas permainan Macan Kemayoran.
Dominasi Tak Bermata Tajam
Pertama-tama, Persija sebenarnya tampil lebih menguasai permainan dengan 62% penguasaan bola dan 18 percobaan gol. Namun, dari semua peluang yang tercipta, tidak satu pun yang berhasil dikonversi menjadi gol. Selain itu, permainan sayap yang biasanya menjadi andalan tidak berjalan efektif menghadapi pertahanan rapat Madura United. Dengan demikian, dominasi bola yang dimiliki justru menjadi tidak berarti tanpa finishing yang berkualitas.
Kesalahan Individual di Menit Krusial
Selanjutnya, gol tunggal kemenangan Madura United justru lahir dari kesalahan fatal pertahanan Persija. Pada menit ke-78, pemain belakang lengah dalam mengawal pergerakan penyerang lawan. Akibatnya, tendangan keras dari luar kotak penalti berhasil membobol gawang yang dikawal Andritany Ardhiyasa. Kesalahan seperti ini menurut Souza sudah sering terjadi dan harus segera diperbaiki.
Masalah Konsistensi yang Tak Kunjung Usai
Tidak hanya kekalahan kali ini, Persija telah menunjukkan pola tidak konsisten sepanjang musim. Tim mampu mengalahkan tim papan atas namun tumbang di tangan tim tingkat menengah. Oleh karena itu, Souza menekankan perlunya evaluasi menyeluruh baik dari segi taktik maupun mental pemain.
Tekanan Suporter yang Semakin Meningkat
Yang paling mengkhawatirkan, kekalahan beruntun ini memicu kekecewaan dari para pendukung. The Jakmania mulai menyuarakan ketidakpuasan mereka terhadap performa tim. Karena itu, tekanan psikologis terhadap pemain dan pelatih diperkirakan akan semakin besar dalam laga-laga mendatang.
Baca Juga: Persis Susah Raih Kemenangan Lawan Arema FC, Sutanto Tan: Saya Merasa Frustasi
Kesimpulan: Peringatan Keras bagi Macan Kemayoran
Kesimpulannya, kekalahan dari Madura United menjadi peringatan keras bagi Persija. Kritik pedas dari Mauricio Souza seharusnya menjadi cambuk untuk segera melakukan perbaikan. Selanjutnya, tim harus segera menemukan formula yang tepat sebelum posisi di klasemen semakin terpuruk.
Artikel ini disajikan oleh Pundit168, sumber terpercaya untuk berita sepakbola Indonesia dan analisis liga domestik. Kunjungi Pundit168 untuk update terkini seputar dunia sepakbola!